Yang gratis, menggunakan Wine (Wine Is Not Emulator). Untuk mudahnya, gunakan winetricks (Debian testing dan unstable) atau playonlinux. Simple and works out of the box.
Yang enggak gratis, ada crossover wine, winex, dll.
Sunday, 17 March 2013
Wednesday, 13 March 2013
Mengatasi hardisk external rusak/tidak bisa dibaca
Meskipun hardisk sekarang sudah mempunyai rating G yang tinggi, kebiasaan membawa hardisk external menjadikan kemungkinan hardisk eror karena jarum pembacanya bergeser. Kemungkinan eror menjadi makin besar kalau kita tidak hati-hati dengan proses unmount atau "safely remove hardware".
Di Linux, ada beberapa paket/package/aplikasi/software gratis yang bisa digunakan. Salah satunya yang baru diuji adalah testdisk. Penggunaannya sederhana:
Cek dulu, hardisknya ada dimana:
/dev/sdd1 1 15210 122174293+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sdd2 15211 30401 122021707+ 7 HPFS/NTFS
Diatas terlihat ada hardisk eksternal yang lokasinya di /dev/sdd dengan 2 partisi, yaitu sdd1 dan sdd2.
Untuk mengetes, sedikit lebih mudah :-)
$ sudo testdisk /dev/sdd1
Setelah itu, tinggal next, next, next (di terminal) ;-)
Kalau sudah beres, akan keluar di prompt lagi:
TestDisk 6.11, Data Recovery Utility, April 2009
Christophe GRENIER <grenier@cgsecurity.org>
http://www.cgsecurity.org
TestDisk exited normally.
Ulangi untuk partisi 2
Jangan lupa bilang ke yang punya hardisk, ongkosnya Rp. 1/kb :-D
Di Linux, ada beberapa paket/package/aplikasi/software gratis yang bisa digunakan. Salah satunya yang baru diuji adalah testdisk. Penggunaannya sederhana:
Cek dulu, hardisknya ada dimana:
$ sudo fdisk -l
...
Disk /dev/sdd: 250.1 GB, 250059349504 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 30401 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0xee940e99
Device Boot Start End Blocks Id System255 heads, 63 sectors/track, 30401 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0xee940e99
/dev/sdd1 1 15210 122174293+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sdd2 15211 30401 122021707+ 7 HPFS/NTFS
Diatas terlihat ada hardisk eksternal yang lokasinya di /dev/sdd dengan 2 partisi, yaitu sdd1 dan sdd2.
Untuk mengetes, sedikit lebih mudah :-)
$ sudo testdisk /dev/sdd1
Setelah itu, tinggal next, next, next (di terminal) ;-)
Kalau sudah beres, akan keluar di prompt lagi:
TestDisk 6.11, Data Recovery Utility, April 2009
Christophe GRENIER <grenier@cgsecurity.org>
http://www.cgsecurity.org
TestDisk exited normally.
Ulangi untuk partisi 2
$ sudo testdisk /dev/sdd2
Jangan lupa bilang ke yang punya hardisk, ongkosnya Rp. 1/kb :-D
Labels:
Linux hardware
Monday, 11 March 2013
Netbook intel atom
Linux apa yang cocok untuk HP Netbook?
Netbook berbasis intel atom sangat Linux friendly, jadi "Linux apa saja" insya Allah masuk. Kalau saya harus membuat urutan, ya mulai Debian Stable, Debian Testing, Ubuntu 12.04 dan turunannya (termasuk BlankOn karena punya cita rasa Indonesia yang kuat dan insya Allah lebih dekat dengan daerah tropis kepulauan), dan IGOS Nusantara. Yang terakhir, basisnya Fedora, jadi beberapa tutorial disini perlu diadaptasi sedikit. Untuk itu, milis IGN di yahoogroups cukup responsif.
Lebih jauh, penjelasan atas pertanyaan "Linux apa yang cocok untuk HP Netbook?" sebenarnya terkait dengan kernel atau inti dari sistem operasi. Kernel terkait dengan (tugasnya untuk mengontrol kinerja) hardware yang ada di komputer. Netbook, umumnya menggunakan prosesor Intel Atom yang hampir seluruhnya menggunakan mainboard Intel D945GCLF dan kelas sejenisnya. (Controller/chipset) Hardware (VGA, soundcard, Ethernet) yang nangkring diatas mainboard tersebut tidak dipesan oleh pabrik (Sistem Operasi) tertentu, sehingga drivernya dengan mudah masuk ke kernel Linux. Jadi, dengan sekali install Linux, kita bisa langsung plug and play tanpa repot menginstal driver.
Lebih dalam sedikit, sebuah hardware bisa dugunakan dengan Linux atau tidak sebenarnya bergantung hardware tersebut 'sudah dipesan' oleh pengembang sistem operasi tertentu atau tidak. Jadi, apa yang kita terima dari para produsen hardware selama ini bahwa "Hardware ini didesain untuk OS itu" sebenarnya adalah iklan terselubung. Sebenarnya, pabrik 'OS itu' yang mengikat pabrik hardware agar konfigurasi hardwarenya tidak diumumkan sehingga untuk membuat driver di selain 'OS itu' jadi sulit. Akibatnya, Linux yang setia dengan konsep gotong royong untuk kemanusiaan tidak bisa membuat drivernya kecuali dengan guessing kinerja hardware tsb. Proses kadang mudah, kadang sulit, kadang menghasilkan driver yang lebih baik ketimbang bikinan pabrik hardware itu sendiri.
Maka, jangan heran kalau di jaman OS 'hanya ada 2', OS yang selain Linux tidak pernah ngiklan di media apa pun. Karena sebenarnya, kepala kita sudah dipenuhi iklan terselubung di bungkus printer, modem, monitor, dst. Baru sekarang saja OS yang satu itu ngiklan di banyak media, karena sekarang OS sudah banyak dan sudah jauuuh lebih modern ketimbang yang sedang rajin ngiklan. Lebih penting lagi, kalau gadget dilisting sebagai komputer, maka tampak bahwa (kernel) Linux yang diwakili (salah satunya oleh) Android prosentase pasarnya selalu naik. Yaah ... terpaksa deh sekarang ngiklan diman-mana. Iklan teknologi yang sudah basi ...
| Netbook Zyrex |
Lebih jauh, penjelasan atas pertanyaan "Linux apa yang cocok untuk HP Netbook?" sebenarnya terkait dengan kernel atau inti dari sistem operasi. Kernel terkait dengan (tugasnya untuk mengontrol kinerja) hardware yang ada di komputer. Netbook, umumnya menggunakan prosesor Intel Atom yang hampir seluruhnya menggunakan mainboard Intel D945GCLF dan kelas sejenisnya. (Controller/chipset) Hardware (VGA, soundcard, Ethernet) yang nangkring diatas mainboard tersebut tidak dipesan oleh pabrik (Sistem Operasi) tertentu, sehingga drivernya dengan mudah masuk ke kernel Linux. Jadi, dengan sekali install Linux, kita bisa langsung plug and play tanpa repot menginstal driver.
Lebih dalam sedikit, sebuah hardware bisa dugunakan dengan Linux atau tidak sebenarnya bergantung hardware tersebut 'sudah dipesan' oleh pengembang sistem operasi tertentu atau tidak. Jadi, apa yang kita terima dari para produsen hardware selama ini bahwa "Hardware ini didesain untuk OS itu" sebenarnya adalah iklan terselubung. Sebenarnya, pabrik 'OS itu' yang mengikat pabrik hardware agar konfigurasi hardwarenya tidak diumumkan sehingga untuk membuat driver di selain 'OS itu' jadi sulit. Akibatnya, Linux yang setia dengan konsep gotong royong untuk kemanusiaan tidak bisa membuat drivernya kecuali dengan guessing kinerja hardware tsb. Proses kadang mudah, kadang sulit, kadang menghasilkan driver yang lebih baik ketimbang bikinan pabrik hardware itu sendiri.
Maka, jangan heran kalau di jaman OS 'hanya ada 2', OS yang selain Linux tidak pernah ngiklan di media apa pun. Karena sebenarnya, kepala kita sudah dipenuhi iklan terselubung di bungkus printer, modem, monitor, dst. Baru sekarang saja OS yang satu itu ngiklan di banyak media, karena sekarang OS sudah banyak dan sudah jauuuh lebih modern ketimbang yang sedang rajin ngiklan. Lebih penting lagi, kalau gadget dilisting sebagai komputer, maka tampak bahwa (kernel) Linux yang diwakili (salah satunya oleh) Android prosentase pasarnya selalu naik. Yaah ... terpaksa deh sekarang ngiklan diman-mana. Iklan teknologi yang sudah basi ...
Labels:
Linux desktop
Saturday, 9 March 2013
tama win7 untuk ubuntu sebelum versi 11.10
belajar linux itu sebenarnya sangat mudah dan asyik,...!jangan bilang dulu kalau linux itu susah, tampilanya kurang menarik, susah di pelajari dsb,...salah satunya kenapa saya mengatakan linux itu enjoy dan mudah di pelajari karena saya sudah mencoba, yaitu salah satunya kita dapat merubah tampilan desktop sesuka kita. atau mungkin yang sebelumya kita sudah terbiasa windows dan tiba-tiba kaget melihat tampilan linux yang berbeda dengan tampilan windows. ok,..tanpa basa-basi lansung saja kita mulai, caranya adalah sbb:
untuk mengubah tampilan ubuntu menjadi windows
maka yang harus kita lakukan adalah dowload tema win7 seperti dibawah ini
cdwget http://web.lib.sun.ac.za/ubuntu/files/help/theme/gnome/win7-setup.shchmod + x ~ / win7-setup.sh./win7-setup.sh
langah seperti di atas akan men-download file script yang akan digunakan kemudian untuk memberitahu komputer Anda untuk men-download file apa untuk menyelesaikan paket Win7 menginstal tema. Setelah selesai, windows akan memberitahu Anda bahwa instalasi akan mulai sekarang jadi hanya tekan OK.
Tekan OK, kemudian kembali di terminal masukkan:
setup-win7-theme
Perintah ini akan mengatur tema Win7 dan komputer anda akan mulai berubah menjadi gaya seperti windows. dan tunggu beberapa detik dan maka anda akan melihat sebuah windows yang meminta Anda untuk logout sehingga logout dan login lagi.
untuk mengubah tampilan ubuntu menjadi windows
maka yang harus kita lakukan adalah dowload tema win7 seperti dibawah ini
cdwget http://web.lib.sun.ac.za/ubuntu/files/help/theme/gnome/win7-setup.shchmod + x ~ / win7-setup.sh./win7-setup.sh
langah seperti di atas akan men-download file script yang akan digunakan kemudian untuk memberitahu komputer Anda untuk men-download file apa untuk menyelesaikan paket Win7 menginstal tema. Setelah selesai, windows akan memberitahu Anda bahwa instalasi akan mulai sekarang jadi hanya tekan OK.
Tekan OK, kemudian kembali di terminal masukkan:
setup-win7-theme
Perintah ini akan mengatur tema Win7 dan komputer anda akan mulai berubah menjadi gaya seperti windows. dan tunggu beberapa detik dan maka anda akan melihat sebuah windows yang meminta Anda untuk logout sehingga logout dan login lagi.
semoga bermanfaat.
Labels:
Download Linux,
Linux desktop
Wednesday, 6 March 2013
sehabis
pulang dari kampus, tiba-tiba ada salah satu teman saya minta bantu
untuk mengoneksikan modem smartfren, kata temen saya “ saya mau
belajar terminal linux, tapi modemnya gak bisa connect, bagaimana
caranya? Caranya adalah sbb:
untuk membuka
terminal pada linux, klik main menu => accessories => terminal
atau (Ctrl + Alt + T)
setelah
selesai membuka terminal pada linux, lalu kita cari aplikasi yang
mau di install buat modem, caranya kitik perintah seperti diwah ini.
achmad@desktop:~$
sudo apt-cache search modem
[sudo]
password for achmad:
gnome-applets
- Various applets for the GNOME panel - binary files
pcmciautils
- PCMCIA utilities for Linux 2.6
ppp
- Point-to-Point Protocol (PPP) - daemon
pppconfig
- A text menu based utility for configuring ppp
wvdial
- PPP dialer with built-in intelligence
sl-modem-daemon
- SmartLink software modem daemon
airport-utils
- configuration and management utilities for Apple AirPort base
stations
pilih wvdial yang di beri tanda
warna , lalu install
achmad@desktop:~$
sudo apt-get install wvdial
setelah selesai menginstall, pasang
usb modem. Lalu jalankan perintah seperti dibawah ini
achmad@desktop:~$
lsusb
Bus
005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus
004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus
003 Device 002: ID 1b1a:0000
Bus
003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus
002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus
001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus
003 Device 019: ID 201e:1022
kemudian load
modul dengan menggunakan perintah seperti ini:
achmad@desktop:~$
sudo modprobe usbserial vendor=0x201e product=0x1022
edit atau tambahkan phone, pasword sertaa user name. dengan menggunakan perintah seperti dibawah ini:
edit atau tambahkan phone, pasword sertaa user name. dengan menggunakan perintah seperti dibawah ini:
achmad@desktop:~$
sudo nano /etc/wvdial.conf atau
sudo
gedit /etc/wvdial.conf lalu
akan muncul seperti dibawah ini:
[Dialer
Defaults]
Init1
= ATZ
Init2
= ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Carier
Check = no
Modem
= /dev/ttyUSB0
Command
Line = ATDT
Phone
= #777
Idle
Seconds = 0
Password
= smart
Modem
Type = Analog Modem
Stupid
Mode = yes
Baud
= 460800
New
PPPD = yes
Ask
Password = 0
ISDN
= 0
Username
= smart
kemudia save,
selanjutnya Lakukan Scanning your serial ports for a modem dengan
menggunakan perintah seperti ini:
achmad@desktop:~$
sudo wvdialconf
langkah
terakhir:
achmad@desktop:~$
sudo wvdia smart
semoga
artikel ini bermanfaat, amin,...
Labels:
Linux network
Tuesday, 5 March 2013
HP Photosmart D5460 cleaning on Linux
I had problem with print quality with HP Photosmart D5460 on Debian Squeeze. I just follow the steps in the link below and it is well understood by the printer.
http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/document?docname=c01467277&cc=ca&dlc=en&lc=en&product=3396080&tmp_track_link=ot_search
To note, find something related to "color correction image" to compare the result with the image on scree. It might not be perfectly match, but is normal for a non high end publishing class printer.
http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/document?docname=c01467277&cc=ca&dlc=en&lc=en&product=3396080&tmp_track_link=ot_search
To note, find something related to "color correction image" to compare the result with the image on scree. It might not be perfectly match, but is normal for a non high end publishing class printer.
Labels:
Driver Linux,
Linux hardware
Saturday, 2 March 2013
Mengatasi perintah sudo yang tidak berfungsi
caranya
atau
# nano /etc/sudoers
cari yang ada kaitanya dengan:
root ALL=(ALL:ALL) ALL
jika sudah ketemu, dibawah tambahkan atau katik user yang dimaksud seperti contoh dibawah ini.
paijo ALL=(ALL:ALL) ALL
lalu simpan dengan dengan menekan tombol ctrl + x => lalu pilih huruf Y untuk menyimpan (enter)
Bila visudo menghasilkan error:
visudo : etc/sudoers : read only file system
atau
dalam penyimpanan muncul seperti ini
read only file system
kemungkinan hardisk bermasalah
Cara lain yang adalah dengan menyalakan fitur root. Caranya:
masuk ke root lewat recovery mode (urutan 1 s/d 3 diatas):
ganti password di prompt root:
# passwd
new UNIX password:
Retype new UNIX password:
Setelah reboot, kita akan bisa masuk sebagai root tanpa melalui sudo
paijo@paijo-desktop:~$ su
Password:
paijo@paijo-desktop:~#
Jika dengan cara seperti diatas masih juga tidak bisa, misalnya sering muncul "read only file system", maka dapat di pastikan hardisk/controller hardisk mengalami kerusakan. Kacian deh ...
- restart komputer
- kemudian masuk ke recovery (nomor 2 dalam listing grub)
- pilih root
- ketik perintah seperti dibawah ini
atau
# nano /etc/sudoers
cari yang ada kaitanya dengan:
root ALL=(ALL:ALL) ALL
jika sudah ketemu, dibawah tambahkan atau katik user yang dimaksud seperti contoh dibawah ini.
paijo ALL=(ALL:ALL) ALL
lalu simpan dengan dengan menekan tombol ctrl + x => lalu pilih huruf Y untuk menyimpan (enter)
Bila visudo menghasilkan error:
visudo : etc/sudoers : read only file system
atau
dalam penyimpanan muncul seperti ini
read only file system
kemungkinan hardisk bermasalah
Cara lain yang adalah dengan menyalakan fitur root. Caranya:
masuk ke root lewat recovery mode (urutan 1 s/d 3 diatas):
ganti password di prompt root:
# passwd
new UNIX password:
Retype new UNIX password:
Setelah reboot, kita akan bisa masuk sebagai root tanpa melalui sudo
paijo@paijo-desktop:~$ su
Password:
paijo@paijo-desktop:~#
Jika dengan cara seperti diatas masih juga tidak bisa, misalnya sering muncul "read only file system", maka dapat di pastikan hardisk/controller hardisk mengalami kerusakan. Kacian deh ...
Subscribe to:
Posts (Atom)


.jpg)
